Salah satu ciri sepeda motor
berteknologi injeksi adalah memiliki engine check lamp, atau lampu
indikator untuk menunjukan kegagalan fungsi pada sistem injeksi bahan
bakar. Biasanya lampu ini terdapat di panel speedometer.
Ketika
terjadi kegagalan fungsi, misalnya ada salah satu sensor yang rusak
maka lampu akan berkedip menunjukan kode kerusakannya.
Tapi
pada saat pertama kali kunci kontak diputar ke posisi on, lampu ini
juga akan secara otomatis menyala beberapa detik. Banyak yang
beranggapan, ketika lampu menyala jangan dulu buru-buru menyalakan
mesin. Kenapa bisa begitu? Yuk kita tanya langsung pada ahlinya.
"Sebenarnya
tidak terlalu pengaruh," buka Bayu Astyawanto, dari Technical Service
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Menurutnya bila dipaksa
langsung tekan tombol starter mesin tetap bisa hidup.
"Hanya
saja data yang digunakan oleh sistem injeksi untuk menyalakan mesin
adalah data lama, data saat terakhir kali mesin dimatikan," jelasnya.
Misalnya
terakhir mematikan mesin adalah di malam hari setelah jalan jauh
dengan kondisi mesin panas. Padahal ketika hendak menyalakan mesin
kembali, di pagi hari dengan suhu mesin, suhu dan tekanan udara serta
variabel lingkungan lainnya yang sangat berbeda.
"Makanya
kurang cocok, pasti saat menyalakan mesin akan sedikit sulit kalau
kondisi mesin dan lingkungannya jauh berbeda. Sistem injeksi tetap akan
melakukan penyesuaian kembali," jelas pria ramah ini.
"Jadi,
meski tidak ada masalah tapi sebaiknya jangan buru-buru menyalakan
mesin. Biarkan sistem injeksi membaca kondisi lingkungan terlebih
dahulu. Toh enggak lama kurang dari 3 detik," beber Bayu.
sumber

saya pake motor dengan gigi tarik,
BalasHapus:)
blogwalking gan
BalasHapusMaaf gan, ane mau menawarkan tukar link dengan blog ane di www.gathotnovin.com
BalasHapusApakah agan berminat? jika iya berminat agan kirim link agan di sulis.novin@gmail.com
terima kasih